Bunga Terakhir Buat Alfi -
The funeral was quiet. Friends and family brought massive wreaths with gold-lettered ribbons, filling the room with a heavy, artificial scent. Alfi stood at the head of the casket, looking at Maya. She looked like she was simply dreaming of something beautiful.
Di era digital, kita sering memendam rasa sakit karena hubungan yang tak jelas statusnya (situationship). Tidak ada pengakuan resmi, tidak ada putus resmi, sehingga tidak ada ritual berkabung yang sah. Frasa ini memberikan untuk berduka: “Kau boleh sedih, meski kalian tak pernah pacaran.” bunga terakhir buat alfi
Biasanya menggunakan Bunga Lily Putih (simbol kesucian dan ketenangan) atau Mawar Layu (simbol akhir dari sebuah cerita). Warna Dominan: The funeral was quiet
Drafting thought: "You were the first to become love" ( Kaulah yang pertama menjadi cinta ). She looked like she was simply dreaming of
Selamat jalan, Alfi. Terima kasih atas segala warna yang pernah kau lukiskan dalam hidup kami.
"Alfi, aku akan selalu ada di dalam hatimu. Jangan lupa, bunga terakhir yang aku berikan adalah simbol cinta dan kenangan kita. Rawatlah bunga itu dengan baik, dan jangan pernah lupa akan aku."